Part 2: Variabel dan Tipe Data
Di PHP, tiap variabel diawali tanda $. Udah jadi refleks, sampai kamu nggak mikir lagi. Di Python, tanda itu hilang total, dan awalnya bakal kerasa aneh. Tapi tenang, logikanya sama. Variabel tetap kotak buat nyimpen nilai, cara ngisinya juga pakai tanda sama dengan. Yang berubah cuma penampilannya. Di part ini kita bahas cara bikin variabel di Python, tipe-tipe data dasarnya, dan beberapa jebakan kecil yang sering bikin orang dari PHP kepeleset.
Variabel tanpa tanda dollar
Coba bandingin langsung. Di PHP kamu nulis begini:
Di Python, jadi begini:
Bedanya cuma dua: nggak ada $ di depan, dan nggak ada titik koma di belakang. Itu aja. Cara kerjanya identik, kamu kasih nama ke sebuah nilai, lalu bisa dipakai di mana-mana.
Satu kebiasaan yang perlu kamu pelajari: di Python, nama variabel yang terdiri dari beberapa kata ditulis pakai garis bawah, bukan huruf besar di tengah. Jadi sudah_menikah, bukan sudahMenikah. Gaya ini namanya snake_case, dan ini standar tak tertulis di dunia Python. Kodemu bakal kelihatan lebih "Python" kalau ngikutin ini.
Python nggak nanya tipe
Sama kayak PHP, Python itu dynamic typing. Artinya kamu nggak perlu ngasih tahu dia "ini angka" atau "ini teks". Dia nebak sendiri dari nilai yang kamu kasih.
Kamu tinggal isi, Python yang ngurus sisanya. Ini bakal kerasa familiar, karena PHP juga gitu.
Lima tipe dasar yang wajib kamu kenal
Dari contoh di atas, ada lima tipe data paling dasar. Ini padanannya di PHP, plus jebakan yang perlu kamu hafal:
Sekarang dua jebakan yang paling sering bikin orang dari PHP error, dan ini perlu kamu inget baik-baik.
Pertama, boolean di Python huruf depannya KAPITAL: True dan False. Di PHP kamu nulis true dan false huruf kecil. Kalau di Python kamu nulis true huruf kecil, dia bakal error karena nggak kenal.
Kedua, "kosong" di Python namanya None, bukan null. Fungsinya sama persis kayak null di PHP, buat nandain variabel yang belum ada isinya. Tapi nulisnya None dengan N kapital. Dua hal kecil ini kelihatan sepele, tapi bakal sering bikin kamu kepeleset di awal.

File variabel.py di VS Code. Perhatiin True dan None pakai huruf kapital di depan.
Ngecek tipe pakai type()
Kalau di PHP kamu pakai gettype() atau var_dump() buat tahu tipe sebuah variabel, di Python padanannya type(). Tambahin ini di bawah file tadi:
Simpan, lalu jalanin filenya. Hasilnya kira-kira begini:
Kata class di situ nggak usah bikin bingung dulu, intinya Python lagi bilang "ini bertipe str", "ini int", dan seterusnya. type() ini bakal sering kamu pakai buat ngecek pas lagi bingung kenapa kode nggak jalan.

Output type() nunjukin tipe tiap variabel. Berguna banget buat ngecek pas debugging.
Nulis komentar
Satu hal kecil tapi penting. Di PHP kamu nulis komentar pakai // atau #. Di Python cuma ada satu, pakai tanda pagar #.
Komentar itu catatan buat manusia, Python ngabaikannya total. Biasain nulis komentar seperlunya biar kode lamamu nanti masih kebaca.
Semua kode di part ini bisa kamu lihat lengkap di repo GitHub-nya, di folder part-02. Silakan clone atau intip buat bandingin sama punyamu.
Sekarang kamu udah bisa bikin variabel di Python dan kenal lima tipe data dasarnya. Yang paling penting buat diinget: nggak ada tanda $, nggak ada titik koma, pakai snake_case, dan dua jebakan tadi, True/False serta None yang huruf depannya kapital. Itu empat hal yang bakal langsung ngebedain kode Python-mu dari kebiasaan PHP. Di Part 3 kita dalamin satu tipe yang paling sering dipakai, yaitu teks alias string, dan kamu bakal ketemu f-string, cara Python nggabungin teks yang jauh lebih rapi dari concat pakai titik di PHP.
Baca juga
0 komentar
Jadilah yang pertama berkomentar.